Gubernur Sulut Hadiri Rakornas TPAKD 2026 di Jakarta, Presiden Prabowo Targetkan Penyaluran Kredit Capai Rp 400 Triliun

Pemprov Sulut2767 Dilihat

MANADO  – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026. Acara dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di JIExpo Convention Centre, Kemayoran, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bank Indonesia, dalam memperluas akses layanan keuangan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi yang tinggi atas telah terbentuknya TPAKD di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia pada akhir tahun 2026 ini. Keberadaan TPAKD dinilai sebagai fondasi penting untuk memperluas inklusi keuangan hingga ke wilayah-wilayah pelosok, sekaligus mendorong pemerataan kesempatan ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Presiden juga menyoroti pencapaian peningkatan penyaluran kredit bagi rakyat yang telah mencapai sekitar Rp53 triliun, dengan jumlah dua juta penerima manfaat. Pemerintah menargetkan peningkatan yang signifikan pada tahun mendatang, yaitu penyaluran kredit diharapkan dapat mencapai Rp400 triliun untuk menjangkau sekitar 28 juta keluarga. Sasaran utama program ini meliputi petani, nelayan, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta masyarakat berpenghasilan rendah.

“Akses keuangan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar meningkatkan ketersediaan pembiayaan. Akses tersebut harus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, dan memperbaiki kesejahteraan keluarga,” tegas Presiden.

Selain akses keuangan, Kepala Negara juga menekankan pentingnya menjaga kekayaan nasional, menertibkan konsesi yang tidak produktif, memperkuat pengawasan terhadap pelanggaran, serta meningkatkan efisiensi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan optimalisasi aset negara. Langkah-langkah ini diharapkan memastikan kekayaan dan sumber daya nasional dapat dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional 2026 serta meresmikan pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan.

Kehadiran Gubernur Yulius Selvanus dalam Rakornas TPAKD 2026 menjadi bagian nyata dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi kebijakan dalam mendorong perluasan akses keuangan di daerah. Khusus bagi Sulawesi Utara, ketersediaan akses keuangan yang semakin luas diharapkan dapat mendukung pengembangan UMKM, memperkuat sektor pertanian dan perikanan, serta membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat di seluruh kabupaten dan kota.

Melalui penguatan program percepatan akses keuangan daerah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus mendorong terciptanya ekosistem keuangan yang inklusif. Masyarakat tidak hanya memperoleh akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi ekonomi secara produktif dan berkelanjutan.

Sejalan dengan arahan Presiden, penguatan akses keuangan diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, demi Sulawesi Utara yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (*)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *