oleh

Berantas Mafia Tanah, Ini yang dilakukan BPN Sulut

Katabrita – Sebagai upaya memberantas mafia tanah, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulawesi Utara (Sulut) terus melakukan langkah-langkah strategis.

Dikatakan BPN Sulut melalui Kepala Bidang Penanganan Sengketa Kanwil BPN Sulut Rahmat Nugroho, pihaknya membangun komunikasi 4 pilar.

“Beberapa langkah kita lakukan, mulai membangun komunikasi dengan 4 pilar yang ada, baik dengan pengadilan, kepolisian, kejaksaan maupun di internal kami,” ujar Kepala Bidang Penanganan Sengketa Kanwil BPN Sulut Rahmat Nugroho saat menggelar Konferensi Pers bersama Serdadu Anti Mafia Tanah Sulut, Senin (7/11) 2022.

Langkah awal yang sudah dilakukan BPN, menurut Nugroho yakni pihaknya telah melakukan kegiatan sosialisasi pencegahan.

“Pada tanggal 24 Oktober yang lalu kami sudah melakukan sosialisasi pencegahan kasus kasus pertanahan yang dihadiri oleh PN Manado, Kejaksaan dan Polda,” jelas Nugroho.

BPN sendiri terus berbenah agar tidak ada celah untuk mafia tanah di Sulut.

Menurut dia, untuk memberantas Mafia Tanah harus punya pemahaman yang sama.

“Harus diselesaikan bersama, duduk satu meja untuk menyamakan pemahaman dalam menuntaskan keberadaan mafia tanah khususnya yang ada di Sulut,” ujarnya.

Sementara itu, Dikatakan Koordinator Serdadu Anti Mafia Tanah, Risat Sanger pentingnya digelar pertemuan ini karena ada kaitannya dengan tahun Politik 2024.

“2024 itu tahun Politik, kami mencium bisa agak masuk di wilayah Sulut dan digodok di proses tanah,” katanya

Untuk itu katanya, forum press conference ini untuk ajang berkoodinasi.

“Jangan sampai ini menjadi multitafsir di Masyarakat, dengan adanya Serdadu ini bisa menjahit komunikasi,” pungkasnya

(indah)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *