Katabrita – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Utara menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI pada Sabtu (11/4) 2026 di Novotel Convention Centre. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Pembukaan Musda diawali dengan laporan Ketua Panitia Pelaksana, Michaela Elsiana Paruntu (MEP), yang menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana meski dalam waktu persiapan yang relatif singkat.
“Kami langsung bergerak setelah menerima mandat. Walaupun waktu terbatas, pelaksanaan Musda dapat berjalan dengan baik, meskipun masih terdapat beberapa kekurangan,” ujarnya.
Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada DPP Partai Golkar atas kepercayaan yang diberikan selama masa kepemimpinannya.
“Saya menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Ketua Umum, sehingga sampai saat ini saya masih diberikan kepercayaan memimpin DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara,” ungkapnya.
CEP menegaskan bahwa Musda XI menjadi momentum strategis bagi konsolidasi partai, sekaligus ajang regenerasi kepemimpinan.
“Regenerasi adalah sebuah keniscayaan. Kita perlu memberi ruang bagi kader-kader muda untuk tampil dan melanjutkan estafet kepemimpinan,” katanya.
Ia juga menyoroti capaian Partai Golkar pada Pemilu 2024 yang berhasil menempati posisi kedua di Sulawesi Utara, meningkat dibandingkan periode sebelumnya.
“Ini bukan hanya hasil kerja individu, tetapi kerja kolektif seluruh kader. Tantangan pasti ada, namun komitmen kami adalah menjaga soliditas dan terus membesarkan Partai Golkar di daerah ini,” tegas CEP.
Menurutnya, Musda bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum penting untuk memperkuat kebersamaan serta merumuskan arah perjuangan partai ke depan.

CEP berharap, melalui forum tersebut akan lahir kepemimpinan baru yang mampu membawa Partai Golkar menjadi semakin inklusif, solid, dan dekat dengan masyarakat.
“Kita harus tetap bersatu. Perbedaan dinamika adalah hal biasa, tetapi tujuan kita tetap sama, yakni membesarkan Partai Golkar,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam arahannya memberikan apresiasi atas kinerja CEP selama memimpin DPD I Sulawesi Utara.
“Ibu Tetty berhasil membawa Partai Golkar meraih posisi kedua pada Pemilu 2024. Ini capaian yang patut diapresiasi,” ujarnya.
Bahlil menekankan pentingnya menjadikan Musda sebagai ajang kompetisi yang sehat dan demokratis, tanpa mengabaikan persatuan.
“Jadikan Musda sebagai forum untuk bertanding sekaligus bersanding. Siapa pun yang terpilih harus mampu merangkul semua pihak. Jangan ada sekat-sekat di internal partai,” pesannya.
Ia juga mengingatkan bahwa kekompakan menjadi kunci utama dalam menjaga eksistensi dan kekuatan Partai Golkar ke depan.
“Golkar harus tetap kompak dan saling mendukung,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga menyinggung sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) sebagai salah satu aspek strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
Musda XI Partai Golkar Sulawesi Utara turut dihadiri jajaran pengurus DPP Partai Golkar, Forkopimda Sulawesi Utara, pimpinan partai politik, organisasi kemasyarakatan, para Ketua DPD kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, serta kader dan simpatisan Partai Golkar.
(*/in)
