Katabrita – Adopsi transaksi digital di Sulawesi Utara (Sulut) terus meningkat. Hingga Juni 2025, pengguna QRIS di provinsi ini mencapai 503.301 orang, atau sekitar 28 persen dari penduduk usia produktif.
Deputi Direktur BI Sulut, Darmawan T. B. Hutabarat, menyebut jumlah merchant QRIS juga tumbuh pesat hingga 332.045 pedagang dengan transaksi lebih dari 27 juta kali senilai Rp3 triliun.
“Pertumbuhan ini menjadi bukti nyata masyarakat Sulut sangat adaptif terhadap digitalisasi ekonomi,” katanya.
BI optimistis, capaian ini akan semakin memperkuat ekosistem keuangan digital dan membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha di Sulut untuk tumbuh dan bersaing secara nasional.
(*/in)







