Sambut RAFI 2024, BI Sulut Siapkan Rp 1,5 Triliun

Ekonomi, Ekonomi, Sulut1403 Dilihat

Katabrita – Untuk memenuhi kebutuhan uang kartal masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) selama Ramadan dan Idul Fitri (Rafi), Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut menyiapkan sebesar Rp 1,5 triliun pada Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi 2024).

Pemenuhan kebutuhan pada saat RAFI 2024 ini meningkat sebesar 41,4% dibandingkan dengan realisasi SERAMBI pada tahun 2023 yaitu sebesar Rp1,1 triliun.

Menurut Kepala BI Sulut, Proyeksi kebutuhan uang ini mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi nasional 2024, mobilitas masyarakat selama periode RAFI, serta perluasan akseptasi pembayaran digital.

“Pada kesempatan yang ini juga, Bank Indonesia kembali mengajak perbankan dan masyarakat di Sulawesi Utara melalui kegiatan SERAMBI 2024 untuk “Cinta, Bangga, Paham Rupiah”. Implementasi Cinta dengan merawat Uang Rupiah, Bangga dengan menggunakan Uang Rupiah, dan Paham dengan menggunakannya secara bijak, ” ujar Kepala BI Sulut, Andry Prasmuko.

Lanjutnya, CBP Rupiah merupakan perluasan edukasi Rupiah yang tidak hanya terbatas pada edukasi terkait

keaslian Rupiah (3D – Dilihat Diraba Diterawang) dan cara merawat Rupiah (5T – Tidak Melipat, Tidak Mencoret, Tidak Meremas, Tidak Membasahi, Tidak Menstaples) namun juga mencakup peran Rupiah sebagai simbol dan identitas Bangsa serta fungsi Rupiah dalam perekonomian secara menyeluruh.

Bank Indonesia juga mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan transaksi pembayaran secara non tunai di antaranya QRIS, memperluas kepesertaan BI-FAST termasuk kanal layanan dan akseptasi masyarakat, serta mendorong Penyecia Jasa Pembayaran (PJP) untuk mempersiapkan infrastruktur guna menghadapi peningkatan transaksi di bulan Ramadan dan Idulfitri 1445 H.

Sejalan dengan itu, Bank Indonesia menempuh langkah strategis guna memastikan kelancaran sistem pembayaran non tunai.

“Bank Indonesia memastikan kesiapan (ketersediaan dan keandalan) sistem dan layanan kritikal Bank Indonesia untuk menjamin keberlangsungan operasional sistem pembayaran yang diselenggarakan Bank Indonesia (tunai dan nontunai), termasuk memantau sistem peserta dalam memberikan pelayanan transaksi pembayaran, ” jelasnya.

Prasmuko menambahkan bahwa, kegiatan SERAMBI 2024 tidak akan berjalan optimal jika tidak ada dukungan dariperbankan di Sulawesi Utara.

Di Ramadan Idul Fitri ini, Bank Indonesia mengajak masyarakat di Sulawesi Utara untuk bijak berbelanja dan mencermati ciri-ciri keaslian Uang Rupiah dengan senantiasa menerapkan 3D dilihat,diraba dan diterawang,” ajaknya.

Belanja bijak diwujudkan dengan belanja sesuai kebutuhan (tidak berlebihan, memastikan kualitas setara dengan harga, dan tidak menimoun pembelian),belanja produk dalam negeri (khususnya produk UMKM), dan mengalokasikan dana secara tepat (berhemat dan menabung).

“Sesuai dengan tema Ramadan/Idulfitri yang diusung tahun ini yang merefleksikan ajakan tersebut, yakni “Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI): BIJAK GUNAKAN RUPIAH DI BULAN PENUH BERKAH, ” pungkasnya.

Adapun sepanjang periode 18 Maret sampai dengan 5 April 2024, Bank Indonesia akan melayani penukaran uang melalui mobil kas keliling SERAMBI 2024 sesuai jadwalnya di pasar-casar

di Kota Manado hingga Kab. Bolaang Mongondow, bersinergi dengan lokasi perkantoran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Manado, dan beberapa instansi vertikal, serta berkolaborasi dengan perbankan di pusat keramaian kota Manado.

 

(*in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP