-KATABRITA.COM-Komcad SPPI Komponen Cadangan (Komcad) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Ini adalah program yang menggabungkan unsur pertahanan negara dengan upaya pembangunan nasional, khususnya melalui program makan bergizi gratis. SPPI merupakan program rekrutmen dan pelatihan sarjana yang bertujuan untuk memperkuat pembangunan nasional dan juga berperan dalam sistem pertahanan negara sebagai Komponen Cadangan.
Bertempat di Lapangan Makorindam XIII/Mdk Kota Tomohon, dilaksanakan Upacara Penutupan Pendidikan Dasar Militer dan Pelatihan Manajerial Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Angkatan ke-3 Tahun Akademik, Sabtu (12/7/2025), sekira pukul 08.10 WITA,
Pangdam XIII/Mdk, Mayjen TNI Suhardi, SIP. bertindak sebagai Inspektur Upacara dan sebagai Komandan Upacara (Danup), Kasiren Opslat Rindam XIII/Mdk, Letkol Inf Budi Prakoso.


Amanat Menteri Pertahanan RI yang dibacakan oleh Pangdam XIII/Mdk, Mayjen TNI Suhardi menyampaikan Rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan serta apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta SPPI Batch-3, saya memberikan penghargaan atas semangat, kedisiplinan, dan daya juang yang telah ditunjukkan selama mengikuti pendidikan dasar militer dan pelatihan manajerial.
Program SPPI merupakan kebijakan strategis Presiden RI sebagai bagian dari reformasi sistem pertahanan negara. Program ini dilaksanakan melalui kerja sama antara Kemhan, TNI, Polri, dan Universitas Pertahanan RI dengan tujuan membentuk sumber daya manusia yang unggul, tangguh, dan berkarakter bela negara.
Penetapan komponen cadangan SPPI menjadi langkah awal pengabdian para peserta dalam memperkuat sistem pertahanan nasional. Para peserta diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dengan bekal kemampuan fisik, akademik, teknologi, serta kepemimpinan yang mumpuni.
Komponen cadangan SPPI akan menjadi elemen strategis dalam memperkuat komponen utama pertahanan negara, baik terhadap ancaman militer konvensional maupun non-konvensional. Kehadiran komponen ini menjadi bagian penting dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.
Apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan program ini saya berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk membentuk karakter serta memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara, jelas Pangdam.
Pendidikan SPPI Batch-3 Tahun 2025 di Rindam XIII/Merdeka telah dilaksanakan selama 90 hari, terhitung mulai tanggal 14 April 2025 hingga 11 Juli 2025, dengan jumlah peserta sebanyak 334 orang. Selama pendidikan, para peserta menerima materi yang meliputi pembinaan fisik, dasar-dasar kemiliteran, pembentukan karakter, serta pelatihan manajerial berbasis pembangunan nasional.
Turut hadir dalam kegiatan, Dr. Franky Tintingon, MSi. (Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Daerah Prov. Sulut) Mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Brigjen TNI Bagus Suryadi Tayo, M.Sc. (Irdam XIII/Mdk), Brigjen TNI Wakhyono, M.Sos (Kapoksahli Pangdam XIII/Mdk), Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, SH, MH. (Danrem 131/Stg), Brigjen Pol. Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum. (Wakapolda Sulut)
Brigjen TNI Jonny Marpaung, SIP. (Kabinda Sulut), Laksma TNI May Franky Pasuna Sihombing, CHRMP (Danlantamal VIII)? Marsma TNI Antariksa Anondo, SE? M.Tr.(Han). (Danlanudsri), 9Para Asisten Kodam XIII/Mdk, Kolonel Cpm. Novem Janri Rajagukguk, SH (Danpomdam XIII/Mdk)
Kolonel Inf. Achmad Marzuki (Danrindam XIII/Mdk),
Drs. ODS. Mandagi, MAP. (Asisten I Pemkot Tomohon) Mewakili Walikota Tomohon, Kolonel Arm Riski Budianto (Kabaglat Rindam XIII/Mdk),.Letkol Inf Bona Venture Agen Fajar Santoso (Dandim 1302/MiMinahas, Stenly Mokorimban, SH (Kaban Kesbangpol kota Tomohon), Kompol Djonny Rumate, S.Sos (Wakapolres Tomohon)
(Jendral pae)
