TOMOHON — Japan International Cooperation Agency (JICA) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat dan memperluas kerja sama dengan Pemerintah Kota Tomohon, khususnya di sektor pariwisata dan pertanian. Hal ini disampaikan dalam pertemuan resmi antara Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, SH, dan pihak JICA Indonesia, yang berlangsung di kantor JICA di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (3/7/2025).
Wali Kota Caroll Senduk disambut langsung oleh Mr. Okamura Kenji, Senior Representative JICA Indonesia Office, dan Ms. Yuni Azzizah, Project Coordinator JICA Indonesia Office. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan lapangan tim JICA ke Michi no Eki Pakewa Tomohon pada Juni 2025 lalu.
Dalam diskusi tersebut, pihak JICA menyampaikan apresiasi atas komitmen kuat Pemkot Tomohon dalam memajukan potensi daerah melalui pengembangan kawasan strategis dan pendekatan berbasis komunitas.
“JICA melihat banyak potensi di Kota Tomohon, khususnya melalui model pengembangan kawasan seperti Michi no Eki. Kami akan terus membuka peluang kerja sama untuk mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujar Okamura Kenji.
JICA menyatakan akan terus menjajaki peluang dukungan teknis dan kerja sama, terutama dalam sektor pariwisata berbasis komunitas dan pertanian modern, yang kini menjadi prioritas strategis Pemerintah Kota Tomohon.
Wali Kota Caroll Senduk menyambut baik pernyataan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas dukungan JICA selama ini. Ia juga secara resmi mengundang JICA untuk berpartisipasi dalam Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2025, yang akan digelar pada bulan Agustus mendatang.
“TIFF adalah etalase budaya dan potensi daerah kami. Kami berharap JICA bisa ambil bagian untuk memperkuat kerja sama dan memperluas jangkauan promosi global Tomohon,” ujar Wali Kota Caroll.
Turut mendampingi Wali Kota dalam kunjungan tersebut antara lain Direktur Michi no Eki Pakewa Tomohon Vonny J. Pangemanan, Ketua TP-PKK drg. Jeand’arc F. Karundeng, dan Kadis Pariwisata Kota Tomohon Judhistira Siwu, SE., MM.
Pertemuan ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam hubungan kemitraan antara Tomohon dan JICA, guna mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat lokal.
