MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., didampingi Ketua Umum Panitia dr. Richard Sualang, secara resmi membuka kegiatan tahunan Pesta Seni Remaja (PSR) Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Tahun 2026. Pembukaan berlangsung khidmat di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulut, pada Selasa (27/7/2026).

Kegiatan diawali dengan ibadah pembuka yang dipimpin oleh Khadim Pdt. Richard Mengko, M.Th., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM.
Kehadiran ribuan remaja di pusat pemerintahan provinsi ini menjadi simbol dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pembinaan generasi muda berbasis iman.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya PSR 2026. Ia menyatakan kebanggaannya karena Sinode GMIM berkontribusi nyata tidak hanya dalam pertumbuhan iman, tetapi juga dalam pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi di Sulawesi Utara.
“Ini adalah kebanggaan tersendiri bagi saya sebagai gubernur, di mana Sinode GMIM secara utuh sangat berkontribusi dalam pertumbuhan iman kita dan pertumbuhan ekonomi di Sulut,” ujar Gubernur.

Ia menekankan bahwa PSR bukan sekadar pesta seni, melainkan wadah penanaman nilai-nilai rohani yang akan menguatkan karakter remaja dalam berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Saya sebagai pemerintah berterima kasih, dan tentunya prestasi ini ke depan betul-betul sangat bermanfaat,” tambahnya.

Gubernur Yulius juga berbagi pengalaman pribadinya saat masih remaja. Ia mengungkapkan bahwa di usia yang sama dengan para peserta saat ini, Ia telah aktif melatih koor, bermain band, dan memainkan kolintang melalui organisasi remaja gereja. Bahkan, saat berpangkat Letda maupun saat sudah menjadi Gubernur, ia tetap melayani sebagai dirigen di gereja.
“Isilah kemampuanmu. Kecerdasan bukanlah yang terpenting, tapi emosional adalah syarat utama. Isilah kemampuanmu, jaga prestasimu di semua bidang. Hari ini remaja GMIM melakukan pesta seni, tampilkan seni dan kreativitasmu,” pesan Gubernur kepada para remaja yang hadir.
Ketua Umum Panitia dr. Richard Sualang menyampaikan laporan pelaksanaan. Ia mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan jajaran Pemprov Sulut yang telah mengizinkan penggunaan Aula Mapalus sebagai venue pembukaan.
“Ini merupakan kehormatan dan penghargaan bagi kami seluruh remaja se-Sinode GMIM dari Gubernur dan jajaran Pemprov Sulut,” kata Sualang.
PSR GMIM 2026 merupakan program rutin Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM. Tahun ini, wilayah pelayanan Manado Tenggara dan Selatan ditunjuk sebagai tuan rumah. Total terdapat 7.683 remaja dengan 1.303 kelompok tumpukan yang akan berkompetisi dalam 22 mata lomba.
Beberapa catatan partisipasi tertinggi antara lain:
– Lomba Baca Mazmur Madya di Jemaat Samaria Pakowa: 310 peserta perorangan.
– Lomba Rebana Seri B di Jemaat Bukit Maesa Karombasan Winangun: 114 kelompok.
– Lomba Small Choir: 1.828 peserta dalam tumpukan paduan suara.
Pelaksanaan lomba dijadwalkan berlangsung dari 31 Juli hingga 2 Agustus 2026, tersebar di 13 gedung gereja jemaat masing-masing serta satu venue khusus di Kantor Dinas Pariwisata Sulut untuk lomba teater remaja.
Hadir dalam acara pembukaan tersebut perwakilan Forkopimda Sulut, jajaran Pemprov Sulut, Sekretaris Umum Panitia Steven Rondonuwu, S.H., pengurus KPRS GMIM, seluruh Ketua BPMJ, pendeta, pelayan khusus se-Wilayah Manado Tenggara dan Selatan, serta ribuan remaja dan pembina.
Dengan dibukanya PSR 2026, diharapkan ajang ini dapat terus menjadi inkubator talenta kreatif sekaligus benteng moral bagi generasi muda Sulawesi Utara. (nny)
