1 Meninggal Dan 1 Patah kaki Di Lokasi Tambang Milik Viktor Kamagi

Berita Utama129 Dilihat

-KATABRITA.COM–Lagi-lagi pertambangan emas di Sulawesi Utara memakan korban. kali ini duka yang mendalam bagi para penamqbang terjadi di Lokasi Tambang Emas Tatelu Minahasa Utara, milik dari bos tambang Victor Kamagi, makan korban, satu orang meninggal dan satu patah kaki. Peristiwa naas itu terjadi Sabtu (30/9/2023) sekitar pukul 09.00 Wita.

Lokasi pertambangan yang diketahui milik Victor Kamagi itu mengakibatkan satu orang bernama Iwan Laurens (44), warga Dumoga, Kabupaten Bolmong meninggal dunia dan satu orang lainnya bernama Ulan warga Dumoga, Kabupaten Bolmong mengalami luka robek dan patah tulang kaki kanan akibat terjatuh di dalam lubang.

Dari informasi yang didapat wartawan media ini, awalnya kedua korban bersama beberapa rekan pekerja penambang masuk di dalam lubang galian emas milik Victor Mandagi itu.

Dengan cara berpegangan di tali induk, sambil mengikat tali anaknya ke tali induk, korban Iwan pertama masuk ke dalam lubang.

Meskipun tali induk sudah seringa bergetar karena kurangnya perawatan, korban Ulan menyusul dari belakang dengam cara masuk ke lbang seperti yang dilakukan oleh korban Iwan.

Selanjutnya diikut oleh beberapa rekan pekerja pertambangan lainnya.

Namun, sebelum sampai di kedalaman kurang lebih 40 meter, diduga akibat tali induk sering bergetar, sampai tali anak yang digunakan korban Iwan tiba-tiba putus. Akibatnya, korban Iwan terjatuh ke dalam lubang dan langsung meninggal dunia.

Tak lama kemudin, tali anak yang digunakan korban Ulan juga putus. Untungnya lelaki Ulan sempat berpegangan di tali induk, sehingga tidak sampai terjatuh ke dasar lubang.

Meski demikian, lelaki Ulan megalami luka robek di kaki dan tulang kaki kanan patah. Kedua korban langsung dibawa ke rumah sakit oleh rekan pekerja penambang.

Belakangan ini, informasi yang didapat, peristiwa kecelakaan di lubang tambang milik Victor Kamagi ini sudah sering terjadi peristiwa kecelakaan, namun terus di tutupi agar tidak terekspos.

Sementaa itu, Kapolres Minahasa Utara AKBP membenarkan peristiwa tersebut  dan penangananya oleh polsek dimembe.

Sejauh ini kejadian naas seperti itu sudah berulang kali terjadi di lobang tambang milik victor kamagi tersebut dan setiap korban meninggal dunia hanya di selesaikan sampai ke surat perdamaian di polsek dimembe. Semoga atas kasus kali ini kapolres minut Akbp Dadung tidak akan main mata dan akan memproses lanjut kasus tersebut. Ingat bahwa pemilik tambang ini memiliki banyak uang untum mempengaruhi otak otak para penegak hukum. Kita lihat nanti apakah Akbp Dadung bisa terbeli atas kasus hilangnya nyawa di lokasi tambang emas tatelu milik lelaki victor kamagi ini ? Kita tunggu prosesnya .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *