BI Sulut Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia 2029

Ekonomi, Ekonomi500 Dilihat

Katabrita – Indonesia menargetkan diri menjadi pusat ekonomi syariah dunia pada 2029. Visi besar ini tak hanya bergerak di level nasional, tetapi juga di daerah, termasuk Sulawesi Utara (Sulut).

Perwakilan Bank Indonesia Sulut, Heriyanto, menyampaikan bahwa ekonomi syariah kini telah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru secara global. Indonesia sendiri saat ini berada di peringkat ketiga dunia berdasarkan State of the Global Islamic Economy Report 2025, dengan keunggulan pada sektor modest fashion serta wisata ramah muslim.

“Sulut memiliki potensi besar untuk berkontribusi, mulai dari sektor pariwisata ramah muslim hingga pengembangan produk UMKM halal. Kami mendorong agar pelaku usaha lokal lebih proaktif melihat peluang ini,” ujar Heriyanto dalam pertemuan bersama wartawan, Senin (28/7) 2025.

Ia menambahkan, penguatan ekosistem halal di daerah menjadi langkah strategis agar Indonesia tidak hanya bertahan di peringkat tiga, tetapi bisa naik menjadi nomor satu dunia pada 2029.

Saat ini, Indonesia masih memimpin di sektor modest fashion dan menempati posisi kedua untuk pariwisata ramah muslim. Dengan jumlah penduduk muslim mayoritas, potensi zakat senilai Rp327,6 triliun, serta jutaan produk halal yang sudah terdaftar, Indonesia diyakini mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis syariah.

Heriyanto menekankan, khusus untuk Sulut, sektor pariwisata menjadi pintu masuk penting dalam mendukung visi nasional tersebut. “Sulut dikenal dengan destinasi wisata unggulan. Jika standar layanan ramah muslim terpenuhi, maka wisata halal bisa menjadi penggerak baru ekonomi daerah,” katanya.

 

 

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP