BI Sulut: Gaya Hidup Halal Jadi Tren Global, Peluang Besar bagi UMKM di Daerah

Ekonomi, Ekonomi1041 Dilihat

Katabrita – Gaya hidup halal kini menjadi tren global yang terus berkembang, mulai dari konsumsi makanan, pariwisata, hingga produk kosmetik. Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara menilai tren tersebut membuka peluang besar bagi pelaku usaha di daerah, khususnya UMKM, untuk memperluas pasar.

Hal itu disampaikan Perwakilan BI Sulut, Heriyanto, dalam pertemuan bersama wartawan di Manado, Senin (28/7) 2025. Ia menjelaskan, gaya hidup halal tidak hanya menyangkut produk makanan dan minuman, tetapi juga mencakup fesyen, obat-obatan, kosmetik, hingga layanan wisata. Menurutnya, pasar halal yang semakin inklusif dapat menjadi pintu masuk UMKM di Sulut agar lebih kompetitif, baik di dalam negeri maupun internasional.

“UMKM di Sulut bisa memanfaatkan tren halal ini, misalnya dengan memastikan produknya memiliki sertifikat halal. Konsumen global saat ini semakin peduli pada aspek halal dan thayyib, yaitu tidak hanya halal secara zat tetapi juga baik dari sisi kesehatan dan keberlanjutan,” ujar Heriyanto.

Ia menambahkan, sektor pariwisata halal juga sangat potensial di Sulut. Dengan keindahan alam dan destinasi populer seperti Bunaken, Likupang, hingga Danau Tondano, layanan yang ramah muslim seperti ketersediaan makanan halal dan fasilitas ibadah akan menjadi nilai tambah.

“Jika Sulut mampu menyiapkan ekosistem halal, maka daerah ini bisa ikut merasakan manfaat dari pertumbuhan ekonomi syariah global yang diproyeksikan terus meningkat,” jelasnya.

Heriyanto menegaskan, BI Sulut siap mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, dan lembaga terkait, untuk memperkuat ekosistem halal di Sulawesi Utara.

 

 

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP