BI Sulut Dorong Kerja Sama Daerah Kendalikan Inflasi di Bitung

Ekonomi, Ekonomi1296 Dilihat

Katabrita– Pemerintah Kota Bitung bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara menegaskan pentingnya kerja sama lintas daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan. Hal ini mengemuka dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bitung yang dihadiri Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Minahasa Utara Allan Mingkid, serta Kepala BI Sulut Joko Supratikto.

Dalam pertemuan tersebut, para pemangku kepentingan menyepakati langkah konkret untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi fluktuasi harga. Kota Bitung dinilai strategis karena pergerakan harga di daerah ini kerap mengikuti tren Kota Manado, meski tidak termasuk dalam kota perhitungan Indeks Harga Konsumen (IHK). Dengan demikian, stabilitas harga di Bitung memiliki dampak luas terhadap perekonomian Sulawesi Utara.

Kepala BI Sulut Joko Supratikto menegaskan bahwa pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. “Stabilitas harga pangan adalah kunci untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Oleh karena itu, sinergi antar daerah, penguatan kapasitas produksi lokal, serta kelancaran distribusi harus terus kita perkuat,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, HLM ini menghasilkan kesepakatan kerja sama antar daerah (KAD) antara Pemerintah Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara untuk memperkuat ketersediaan pasokan pangan. Skema ini akan diperluas dengan penjajakan kerja sama business-to-business antara Perumda Pasar Bitung dan kelompok tani di Minahasa Utara, terutama untuk komoditas cabai rawit yang kerap memicu inflasi.

Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka menambahkan, forum ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan wadah sinergi nyata dalam melindungi masyarakat dari gejolak harga. “Kolaborasi adalah kunci. Tidak ada satu pihak pun yang mampu mengendalikan inflasi sendirian. Hanya dengan gotong royong kita bisa menjaga keterjangkauan harga, menjamin pasokan yang merata, serta memperkuat ketahanan pangan lokal,” tegasnya.

 

 

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP