Katabrita – Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026 Provinsi Sulawesi Utara berlangsung meriah. Kegiatan yang dipusatkan di Graha Gubernur Sulut, Bumi Beringin, Manado, Kamis (20/8) 2026, dihadiri seribuan pelajar dan mahasiswa.
Mereka berasal dari sejumlah sekolah tingkat SD, SMP dan SMA di Manado serta mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong literasi dan inklusi keuangan, sekaligus mengajak pelajar dan mahasiswa membiasakan diri menabung sejak dini.
PT Pegadaian Kanwil V Suluttenggo Maluku dan Papua turut mendukung kegiatan tersebut. Salah satunya dengan memberikan Tabungan Emas kepada 75 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat.
Bantuan tersebut diserahkan Gubernur Sulut Yulius Selvanus, didampingi Kepala OJK Sulutgo Robert HP Sianipar dan Deputi Operasional Pegadaian Kanwil V Andy Novriza.
Total nilai Tabungan Emas yang diberikan Pegadaian mencapai Rp13 juta.
Selain itu, Pegadaian juga menjadi sponsor utama hadiah untuk tiga pemenang Cerdas Cermat Keuangan tingkat SMA. Total hadiah untuk juara 1, 2 dan 3 mencapai Rp4,5 juta.

Andy Novriza mengatakan, pembukaan rekening Tabungan Emas bagi mahasiswa merupakan bentuk dukungan Pegadaian dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.
“Ini dukungan kami bagi upaya mendorong literasi dan inklusi, sekaligus mendukung budaya menabung sejak dini,” kata Andy yang mewakili Pemimpin Pegadaian Suluttenggo Maluku dan Papua, Maksum.
Menurutnya, melalui Tabungan Emas, mahasiswa dan pelajar bisa mulai belajar menyisihkan sebagian uang saku atau pendapatan untuk ditabung.
“Setiap nilai yang ditabung langsung dikonversi menjadi gramasi emas. Ke depan, tabungan ini bisa menjadi investasi, membantu kebutuhan kuliah, ataupun rencana lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala OJK Sulutgo Robert HP Sianipar mengapresiasi dukungan Pegadaian yang terus bersama OJK dalam berbagai kegiatan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan).
Robert mengatakan, OJK bersama Lembaga Jasa Keuangan (LJK) terus bersinergi untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa.
Sepanjang 2026, telah dilaksanakan 119 kegiatan Gencarkan di 12 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.
Kegiatan tersebut telah menjangkau sekitar 90 ribu pelajar dan mahasiswa. Dari sisi inklusi, program ini juga mendorong pembukaan sekitar 41 ribu rekening pelajar baru.
“Dengan total nominal saldo Rp18,38 miliar,” kata Robert.
(*/in)
