Per Juni 2025, Inflasi Daerah di Sulut Bervariasi, Minut Tertinggi Hampir 3 Persen

Ekonomi, Ekonomi734 Dilihat

Katabrita – Inflasi tahunan di empat daerah Indeks Harga Konsumen (IHK) Sulawesi Utara menunjukkan variasi sepanjang Juni 2025. Kota Manado mencatat inflasi 1,28 persen (yoy), Kotamobagu 1,89 persen, Minahasa Selatan 1,70 persen, dan Minahasa Utara menempati posisi tertinggi dengan 2,99 persen. Seluruh angka masih berada dalam sasaran nasional 2,5 ± 1 persen.

Di Manado, inflasi didorong kenaikan harga beras, tomat, ikan selar, serta emas perhiasan. Sebaliknya, angkutan udara dan telepon seluler mengalami penurunan harga sehingga menahan laju inflasi. Kotamobagu menghadapi tekanan terutama dari kenaikan harga beras dan emas, sementara tarif perguruan tinggi justru menyumbang deflasi.

Untuk Minahasa Selatan, inflasi dipicu kenaikan harga cabai rawit yang pasokannya terbatas dari Gorontalo dan Makassar, sedangkan daun bawang menurun karena panen melimpah. Minahasa Utara mencatat inflasi tertinggi karena lonjakan harga ikan deho akibat penurunan hasil tangkapan, disertai kenaikan harga beras.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Joko Supratikto menilai, variasi inflasi ini mencerminkan karakteristik ekonomi masing-masing daerah. “Manado sebagai pusat perdagangan lebih dipengaruhi harga pangan dan transportasi, Kotamobagu sensitif saat Ramadhan, Minsel dipengaruhi hasil pertanian, sementara Minut sangat tergantung pada perikanan tangkap,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjadi penting untuk merespons perbedaan karakteristik tersebut. “Setiap daerah punya tantangan spesifik, karena itu langkah pengendalian harus disesuaikan. Namun secara umum, kondisi inflasi di Sulut masih terkendali,” katanya.

Bank Indonesia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menjaga stabilitas harga, terutama menjelang Hari Pengucapan Syukur yang identik dengan peningkatan konsumsi di hampir semua daerah.

 

 

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP