Katabrita – Peringatan HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Utara menjadi momentum penting untuk menegaskan arah pembangunan infrastruktur dan penguatan konektivitas internasional. Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menyampaikan sejumlah proyek strategis yang tengah digulirkan pemerintah provinsi, sekaligus mendapat dukungan penuh dari DPRD Sulut.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa infrastruktur adalah kunci memperkuat daya saing daerah. Beberapa proyek besar yang sedang berjalan antara lain pembangunan Bandara Lembeh, Jembatan Bitung–Lembeh, Jalan Tol Manado–Amurang–Kaiya, ART Malalayang–Bandara Sam Ratulangi, serta sistem drainase perkotaan yang tangguh. “Semua proyek ini diarahkan untuk meningkatkan konektivitas, memperlancar arus barang dan jasa, serta menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain infrastruktur darat dan udara, Sulut juga memperkuat posisinya sebagai pintu gerbang internasional dengan membuka rute penerbangan baru. Saat ini sudah ada penerbangan dari Manado menuju Singapura, Guangzhou, Shanghai, Nanjing, dan Kunming. Rute baru ke Korea Selatan dijadwalkan dibuka Oktober 2025, disusul Hongkong pada Desember 2025, dan Taiwan pada Januari 2026.
“Konektivitas internasional ini akan memperbesar peluang investasi sekaligus meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Sulut. Dengan begitu, sektor pariwisata dan ekonomi lokal akan tumbuh lebih cepat,” jelas Gubernur.
Rencana strategis ini mendapat dukungan dari Ketua DPRD Sulut, Fransiscus Andi Silangen. Ia menilai pembangunan infrastruktur dan pembukaan jalur internasional merupakan langkah konkret mewujudkan visi Sulut Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan. “Kita ingin Sulut semakin terbuka dan kompetitif, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga dalam peta global,” tegasnya.
Dengan berbagai terobosan tersebut, Sulawesi Utara diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia sekaligus destinasi wisata unggulan dunia.
(*/in)
