Katabrita – Pendekatan berbeda ditunjukkan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2025 dalam menjalankan fungsi pengawasan. Tidak sekadar menggelar rapat di gedung DPRD, para legislator memilih turun langsung ke lapangan untuk melihat objek evaluasi secara nyata.
Langkah ini diwujudkan melalui kunjungan ke Kantor Pusat Bank Sulut Gorontalo (BSG) di kawasan Jalan Pierre Tendean, Manado, Rabu (15/4). Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Pansus, Raski Mokodompit, bersama jajaran anggota yang turut hadir dalam agenda tersebut.
Dalam pertemuan yang berlangsung di gedung baru BSG, Pansus fokus menggali informasi terkait performa bank daerah tersebut sepanjang tahun anggaran 2025. Evaluasi ini menjadi bagian penting dalam pembahasan LKPJ Gubernur yang tengah berjalan.
Raski menegaskan, metode turun langsung dipilih agar Pansus memperoleh gambaran lebih utuh dan objektif mengenai kondisi serta kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Kami ingin melihat langsung dan mendengar penjelasan dari manajemen. Ini bagian dari upaya kami mendapatkan data yang lebih akurat,” ujarnya.
Selain menjadi forum evaluasi, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk membangun komunikasi awal dengan jajaran direksi dan komisaris BSG yang baru, pasca adanya perubahan struktur kepemimpinan di internal perusahaan.
Sebagai salah satu BUMD strategis, BSG memegang peran penting dalam menopang perekonomian daerah, termasuk kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu, kinerja bank ini menjadi perhatian serius dalam pembahasan LKPJ.
Melalui agenda lapangan ini, Pansus berharap dapat menghimpun informasi komprehensif terkait capaian kinerja, tantangan, serta strategi pengembangan ke depan, guna memastikan BSG mampu memberikan kontribusi maksimal bagi daerah.
Kunjungan tersebut turut disambut oleh jajaran pimpinan BSG, yang memaparkan berbagai capaian dan rencana bisnis perusahaan di hadapan anggota dewan.
(*/in)
