Panitia Umum PSR 2026 Gelar Rapat Koordinasi Intensif, Siapkan Protokol Keamanan dan Logistik Jelang Opening Ceremony

Manado1010 Dilihat

MANADO – Panitia Umum Pesta Seni Remaja (PSR) 2026 menggelar rapat koordinasi strategis bersama Panitia Lokal (Panlok)  di Jemaat GMIM Bukit Zaitun Wanea Bumi Nyiur pada Jumat, 17 Juli 2026 malam.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PSR 2026, dr. Richard Sualang, bertujuan untuk mematangkan persiapan teknis, keamanan, transportasi, hingga akomodasi menjelang pelaksanaan acara puncak.

Dalam arahannya, dr. Richard Sualang menekankan pentingnya sinergi antara Panitia Umum dan Panlok untuk memastikan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Salah satu keputusan penting dari rapat ini adalah pembentukan grup koordinasi khusus yang melibatkan Panitia Umum, Panlok, serta instansi terkait seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Manado. Grup ini akan fokus menangani aspek keamanan, pengaturan lalu lintas, dan kesehatan selama event berlangsung.

Untuk mengatur akses kendaraan ke lokasi lomba, Dishub dan Satpol-PP akan melakukan koordinasi lanjutan dengan Panlok di bawah panduan Ketua Harian.

Rencana kunjungan khusus juga dijadwalkan bersama Dishub ke Jemaat Berhikmat dan Bukit Kalvari guna membahas pengaturan arus lalu lintas di area tersebut.

Selain itu, proses pengurusan izin keramaian, keamanan, dan lalu lintas direncanakan dilakukan minggu depan bersama Polresta Manado.

Panitia mengimbau kepada jemaat atau Panlok yang memiliki atensi khusus terkait isu lalu lintas atau keamanan agar menyiapkan perwakilan untuk presentasi langsung saat pertemuan dengan pihak kepolisian.

Khusus mengenai kemacetan akibat antrian truk pengisian solar di SPBU Wanea yang berpotensi mengganggu jalannya lomba, Panitia Umum akan berkoordinasi langsung dengan pihak Pertamina untuk mencari solusi terbaik.

Rapat juga menyoroti persiapan Ibadah Pembukaan (Opening Ceremony). Panitia mengharapkan kehadiran seluruh Panitia Umum dan Panlok.

Masing-masing Panlok diminta mengajak seluruh remaja dan pembina remaja di jemaat/wilayahnya, serta mengundang khusus seluruh Pendeta, Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW), Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) di dua wilayah lomba, serta Ketua-ketua Komisi Pelayanan Remaja Jemaat (KPRJ) Rayon 1 dan 2 Manado. Koordinasi ibadah ini ditangani langsung oleh Ka. Esthy Lambey bersama Seksi Acara.

Standarisasi Desain dan Logistik
Untuk menjaga keseragaman visual, Panitia Umum menetapkan batas waktu paling lambat Minggu, 19 Juli 2026, bagi Panlok untuk menyerahkan sketsa backdrop/photobooth kepada seksi Pubdokmed/WaSek.

Cetak baliho backdrop akan dilaksanakan oleh Panitia Umum dan didistribusikan segera setelah desain finalisasi.

Sementara itu, untuk keseragaman pemesanan Tanda Dirigen, Tanda Pengiring, dan Tanda Official, Panitia Umum menyarankan penggunaan vendor yang sama, yaitu Melki Kumaat (+62 813-4059-8118).

Menanggapi keluhan kekurangan akomodasi dari peserta Lomba Teater, Panitia instruksikan untuk berkoordinasi langsung dengan Ka. Pena Esther (Person) dan Ka. Pena Charles (BuZait). Terkait kebutuhan air bersih, khususnya bagi Jemaat Bukit Maesa, Panitia akan berupaya memastikan tidak ada pemadaman air PDAM pada Hari H.

Untuk pengambilan pin peserta dan seragam Panitia Umum, dijadwalkan pada H-1 Opening Ceremony. Panlok diinstruksikan menyiapkan uang pengganti cetak pin sebesar Rp3.000/pin, yang akan dijual kepada peserta seharga Rp5.000/pin.

Dengan berbagai langkah konkret ini, Panitia Umum PSR 2026 optimis dapat menyelenggarakan event yang aman, tertib, dan berkesan bagi seluruh peserta dan masyarakat Manado. (*)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *