Warga Malalayang Dua Antusias Ikuti Digitalisasi Bansos via Portal Perlinsos, Pemkot Manado Pastikan Data Akurat dan Tepat Sasaran

Manado1015 Dilihat

MANADO – Pemerintah Kota Manado melalui kolaborasi Dinas Komunikasi dan informatika (Kominfo), Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil) terus mengoptimalkan peserta Perlinsos untuk masyarakat di Kota Manado.

Kali ini tim kolaborasi turun langsung di Kelurahan Malalayang Dua dan terlihat begitu antusiasnya masyarakat mengikuti proses registrasi dan digitalisasi bantuan sosial (bansos) melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) pada Senin (10/8/2026).

Kegiatan ini merupakan implementasi dari kebijakan Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Manado untuk memastikan penyaluran bantuan semakin transparan dan tepat sasaran.

Kehadiran layanan langsung di tingkat kelurahan dinilai sangat membantu masyarakat dalam melakukan pendaftaran serta memverifikasi data kependudukan mereka. Lurah Malalayang Dua, Corneidi H.S. Posuma, S.IP., menyampaikan apresiasi tinggi atas fasilitasi tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kelurahan Malalayang Dua, kami menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Kehadiran layanan langsung di kantor kelurahan sangat membantu warga untuk melakukan pendaftaran dan mengecek data kependudukan mereka,” ujar Posuma.

Ia berharap data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat, sehingga bantuan dapat diberikan kepada mereka yang memang berhak dan membutuhkan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado, Erwin S. Kontu, S.H., menekankan pentingnya Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai fondasi utama dalam sistem Perlinsos Digital.

Menurutnya, integrasi data kependudukan dengan sistem bansos akan meminimalisir potensi kesalahan penerima manfaat.

“Selama ini masih ada persoalan, seperti nama yang terdaftar sebagai penerima berbeda dengan orang yang menerima bantuan di lapangan. Dengan IKD, identitas masyarakat bisa diverifikasi lebih akurat sehingga potensi kesalahan maupun penyalahgunaan dapat diminimalkan,” jelas Erwin.

Erwin juga menjelaskan bahwa selama proses registrasi, masyarakat diberikan edukasi mengenai perlindungan data pribadi dalam aplikasi Perlinsos. Seluruh data yang masuk akan melalui tahap verifikasi ketat, termasuk pengecekan silang jika ditemukan ketidaksesuaian informasi terkait kondisi ekonomi penerima.

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Manado. Kabid Persandian Dinas Kominfo Manado, Novi A.P. Sugeha, S.Kom., turut hadir bersama jajaran staf Disdukcapil untuk memastikan infrastruktur digital dan keamanan data berjalan optimal.

Pemerintah Kota Manado berharap, melalui Perlinsos Digital, sistem bantuan sosial di Indonesia khususnya di Manado menjadi lebih efektif, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan dukungan teknologi. Warga diimbau untuk memanfaatkan kesempatan ini guna memperbarui data mereka, demi terciptanya keadilan sosial yang lebih baik. (*)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *