Bank Indonesia dan DPMPTSP Dorong Realisasi Investasi Melalui Proyek Strategis di Sulawesi Utara

Ekonomi, Ekonomi, Sulut921 Dilihat

Katabrita – Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus mengintensifkan upaya percepatan realisasi investasi di daerah. Melalui promosi proyek siap tawar atau Investment Project Ready to Offer (IPRO), berbagai peluang investasi strategis Sulut diperkenalkan kepada investor domestik dan internasional.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut menjelaskan, program ini mencakup fasilitasi penyusunan prospektus, proyeksi keuangan, pembuatan video publikasi, hingga kunjungan studi ke lokasi proyek. “Kami mempersiapkan proyek strategis Sulut agar siap dipromosikan ke investor, dengan data dan analisis yang lengkap,” ujarnya.

Beberapa proyek yang difasilitasi di antaranya Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bitung, pengembangan Danau Linow, dan pembangunan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di Bolaang Mongondow. Proyek-proyek ini dinilai memiliki potensi besar untuk menarik minat investor sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Promosi investasi juga dilakukan di berbagai ajang internasional. KEK Likupang, misalnya, telah dibawa ke Australia, Jakarta, dan Kuwait pada 2024. Sementara proyek RDF Bolmong dipertemukan dengan 15 investor pada 7 April 2025 dan 7 investor pada 12 Mei 2025 di Osaka World Expo.

Menurut BI Sulut, pendekatan proaktif ini diharapkan mampu membuka jalur kemitraan baru, meningkatkan nilai investasi yang masuk, serta memperluas diversifikasi sektor investasi di Sulawesi Utara. Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, langkah ini menjadi strategi konkret untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

 

 

(*/in)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *