BI Sulut Dukung Empat Strategi TPID Bitung Redam Gejolak Harga Pangan

Ekonomi, Ekonomi1326 Dilihat

Katabrita – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bitung menyepakati empat strategi utama untuk menjaga stabilitas harga pangan. Kesepakatan ini dihasilkan dalam High Level Meeting (HLM) TPID Bitung yang dihadiri Pemerintah Kota Bitung, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, serta Bank Indonesia Sulut.

Strategi pertama adalah menjaga keterjangkauan harga melalui operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah. Langkah ini diharapkan membantu masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar. Kedua, memperkuat ketersediaan pasokan lewat kerja sama antar daerah (KAD) dan peningkatan produktivitas pertanian lokal.

Strategi ketiga, memastikan kelancaran distribusi melalui fasilitasi distribusi pangan dengan skema subsidi ongkos transportasi. Hal ini ditujukan agar pasokan pangan dapat menjangkau seluruh wilayah secara merata. Sementara strategi keempat, membangun komunikasi efektif lewat forum koordinasi dan capacity building bagi anggota TPID.

Kepala BI Sulut, Joko Supratikto, menekankan bahwa strategi ini bukan hanya langkah teknis, melainkan juga bentuk sinergi nyata antara pemerintah, pelaku usaha, dan kelompok tani. “Kestabilan harga pangan harus dijaga secara bersama. Dengan empat strategi ini, kita berupaya menyeimbangkan kepentingan masyarakat, petani, dan produsen agar semua pihak terlindungi dari dampak gejolak harga,” jelasnya.

Melalui implementasi strategi tersebut, TPID Bitung dan BI Sulut optimistis inflasi Sulawesi Utara dapat tetap terkendali sesuai target nasional 2,5 persen ±1. Kolaborasi lintas sektor ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

 

 

(*/in)

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP