oleh

Ikut Rakor Penataan Aset Kawasan Taman Nasional Bunaken, Andrei Angouw : Perhatikan dan Fokus Pada Tata Batas

 

Manado – Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang hadir dalam rapat koordinasi penataan aset di Kawasan Taman Nasional Bunaken.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat yang dilakukan di Bunaken beberapa waktu lalu, tentang hutan lindung dan aset-aset Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

Berdasarkan data yang ada bahwa, tanah dan aset Pemkot Manado di Bunaken banyak yang belum ada sertifikat. Besaran nilai harga perolehannya sebanyak 16 lokasi dengan nilai total sekitar Rp 1 Miliar.

Andrei Angouw meminta kepada pihak-pihak terkait untuk mempertimbangkan dan mencari jalan keluar sehubungan dengan Taman Nasional Bunaken dan aset-aset Pemerintah yang ada di Bunaken.

“Segala sesuatu harus dipertimbangkan secara bersama dalam menyikapi masalahnya. Demikian juga soal telah keluarnya sertifikat-sertifikat. Semangatnya adalah mencari jalan keluar agar semua clear termasuk juga memperhatikan kondisional masyarakatnya disana,” kata Andrei Angouw

Andrei Angouw juga mengingatkan agar memperhatikan dan fokus kepada tata batas.

“Setelah Tata Batas, kita akan petakan sertifikat-sertifikat yang sudah keluar, tapi kita fokus dulu soal tata batas,” tegasnya

Dirinya berharap, masyarakat di Bunaken dan Manado Tua bisa mendapat sertifikat tanah gratis dari Pemerintah asalkan masalah hutan lindung dan tata batas sudah jelas.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Sekda Kota Manado Micler C.S Lakat, Wakil Ketua DPRD Kota Manado Adrey Laikun, Kepala Balai Pemantapan Pengawasan Hutan, Kepala Balai Taman Nas├Čonal Bunaken, Kepala BPN Kota Manado, Camat Bunaken Kepulauan, Para Lurah di Bunaken kepulauan. (*/Afr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *