MANADO – Mengingat kondisi musim kemarau yang berkepanjangan saat ini, Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang (AARS) mengimbau seluruh masyarakat Kota Manado untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Poin utama dari imbauan tersebut adalah larangan membakar sampah atau vegetasi kering di area terbuka secara sembarangan.
Kawasan pemukiman padat penduduk serta lahan-lahan kosong yang ditumbuhi alang-alang dan rerumputan kering menjadi titik rawan terjadinya kebakaran di Kota Manado.
Kondisi tanah dan tumbuhan yang sangat kering akibat minimnya curah hujan membuat api mudah menyala dan merambat dengan cepat jika dipicu oleh aktivitas pembakaran.
“Kami menghimbau agar masyarakat tidak sembarangan membakar sampah ataupun rumput dan alang-alang di tempat kosong. Karena situasi kemarau, tanah kering dan tumbuhan juga kering, sehingga api otomatis akan mudah menyala dan merambat,” kata Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang kepada sejumlah wartawan di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Senin (27/7/2026).
Wawali Sualang mengungkapkan bahwa data dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Manado menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Hanya dalam bulan Juli 2026 saja, sudah terjadi beberapa kali kasus kebakaran yang mayoritas berasal dari lahan-lahan kosong yang ditumbuhi alang-alang dan rumput kering.
Selain itu, Wawali juga menegaskan pentingnya kehati-hatian ekstra bagi warga yang masih perlu melakukan pembakaran terbatas. Ia mengingatkan bahwa angin kencang yang sering terjadi saat ini dapat memicu api merembet tak terkendali ke pemukiman warga.
“Waspada dan jangan membuat hal-hal yang membahayakan, khususnya membakar di tempat terbuka. Pastikan api benar-benar padam dan tidak ada risiko merambat ke rumah-rumah penduduk,” ujarnya.
Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Damkar terus siaga 24 jam menangani laporan kebakaran. Namun, pencegahan dini melalui kesadaran masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan dinilai sebagai langkah paling efektif untuk menekan angka kejadian kebakaran selama musim kemarau ini. (nny)
