oleh

Bantuan Sosial Tunai Warga Tambala Di Pangkas Kumtua Hamka Naya

-Minahasa-584 views

-KB.COM-Kementerian Sosial RI (Kemensos) Tri Rismaharini atau Risma kembali melaksanakan sejumlah program bantuan sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Salah satu program tersebut adalah Bantuan Sosial Tunai (BST) yang penyaluranya melalui PT Pos Indonesia (Persero)

Presiden RI Joko Widodo meminta agar tidak ada pemotongan-pemotongan terhadap bantuan sosial (bansos) yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Apa yang  disampaikan dengan tegas oleh pak Presiden tidak dijalankan sepenuhnya oleh pemerintahan yang ada di Desa Tambala Kec. Tombariri Kab. Minahasa Sulawesi Utara.

Sesuai informasi/data yang kami (media) dapatkan dari beberapa Masyarakat penerima (BST) , setelah menerima Bantuan Sosial Tunai yang disalurkan melalui Kantor Pos, beberepa oknum perangkat Desa langgsung menjegat dan menagih di depan Kantor Pos setiap penerima Rp 100 ribu.

DR dan JP sebagai penerima BST dari Desa Tambala menjelaskan, waktu itu, hari Kamis, 15 April 2021, para warga penerima (BST) berkumpul di Kantor Pos untuk mengambil hak mereka sebagai penerima dua bulan (BST) dengan total Rp 600 ribu, tiba – tiba mendapat potongan Rp 100 ribu dari salah satu oknum diduga perangkat Desa yang dugaan kuat diperintahkan oleh Hukum Tua Desa Tambala Hamkah Naya.

Menurut warga penerima BST, uang pemotongan tersebut untuk dipakai  bantuan pembangunan BPU Kantor Desa.

Informasi yang kami dapat ada sekitar 140 warga penerima BST yang mendapat potongan Rp 100 ribu dari Pemerintah Desa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *