Wali Kota Tomohon Launching Aplikasi “Tomohon Andal”: Integrasi Data Real-Time untuk Perencanaan Pembangunan Berbasis Riset

Tomohon557 Dilihat

TOMOHON – Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, S.H., secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kelitbangan (Sidang Majelis Pertimbangan Penelitian dan Pengembangan) sekaligus meluncurkan aplikasi inovatif bernama Tomohon Andal (Analisis Data dan Laporan). Acara berlangsung di Command Center Pemerintah Kota Tomohon pada Selasa (23/6/2026).

Kehadiran Wali Kota dalam forum ini menegaskan komitmen Pemkot Tomohon terhadap pentingnya data akurat dalam perencanaan pembangunan daerah. Sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 17 Tahun 2016, perencanaan berkualitas harus didasarkan pada fakta yang dihasilkan melalui proses penelitian dan pengembangan (Litbang).

Puncak acara ditandai dengan peluncuran aplikasi Tomohon Andal. Aplikasi ini dirancang sebagai sistem pemantauan terintegrasi yang dapat diakses kapan saja oleh pengambil kebijakan. Fitur utamanya mencakup pemantauan data kependudukan, identifikasi penduduk miskin dan pengangguran, kasus stunting, penerima bantuan sosial, pemenuhan kebutuhan dasar (kondisi rumah, sanitasi, air minum), lahan pertanian per kelurahan, hingga tingkat keamanan lingkungan.

“Saya perlu tekankan bahwa proses inputan data harus mendapat perhatian secara berjenjang, mulai dari pejabat Eselon II dan III sesuai wilayah domisili, para camat, hingga para lurah. Hal ini krusial agar data yang dihasilkan berkualitas dan akurat,” tegas Wali Kota Senduk.

Ia berharap inovasi digital ini dapat menjadi instrumen vital dalam perencanaan dan evaluasi kebijakan pemerintah kota.

Dalam sambutannya, Wali Kota juga menyoroti implementasi Peraturan Walikota Tomohon Nomor 21 Tahun 2025 tentang Rencana Induk dan Peta Jalan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2025-2029. Strategi tersebut berfokus pada:

1. Meningkatkan relevansi riset melalui penguatan jejaring inovasi, sertifikasi, desain, dan digital branding.

2. Meningkatkan daya saing daerah melalui penguatan UMKM dan industri berbasis Produk Unggulan Daerah (PUD).

3. Memperkuat literasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) serta layanan pendampingan paten, merek, dan desain industri.

4. Mendorong ekonomi kreatif yang mengangkat budaya lokal dan pemanfaatan digitalisasi.

“Sasaran inovasi daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan daya saing daerah. Inovasi menjadi indikator utama dalam penilaian kinerja, termasuk penurunan stunting, kemiskinan, dan pengangguran,” ujar Wali Kota.

Wali Kota memberikan apresiasi tinggi kepada perangkat daerah yang terus melahirkan inovasi setiap tahunnya. Ia mengharapkan FGD Kelitbangan ini menjadi wadah kolaborasi produktif untuk memperkuat sinergi antar-pemangku kepentingan demi mewujudkan Tomohon yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tomohon, Ika Oktaria Gaib, S.S.T., serta tim pengembang aplikasi Tomohon Andal yang terdiri dari Reonaldy Berikang, S.T., M.T., Ferdinand Maleke, S.T., M.Kom., dan Juliandri Surentu, S.T., M.T., bersama jajaran Pemerintah Kota Tomohon. (*)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Kata Brita di saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *